Optimalkan Fasilitas Publik, DPMPTSP mendukung penyerahan PSU dan PJU Perumahan Taman Villa Meruya
Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna membahas kejelasan status serta optimalisasi Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) serta Penerangan Jalan Umum (PJU) di kompleks Perumahan Taman Villa Meruya, Senin (13/7). Perumahan ini diketahui dibangun oleh pengembang PT Kartunindo Perkasa Abadi.
Rapat yang berlangsung di ruang pertemuan Dinas Perkimtan ini bertujuan untuk mempercepat proses penyerahan dan pengelolaan aset fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) agar dapat dikelola secara optimal oleh pemerintah daerah demi kenyamanan warga.
Mengingat pentingnya kepastian hukum dan teknis kelayakan aset, pertemuan ini dihadiri oleh jajaran instansi terkait, antara lain:
- Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD), untuk meninjau pencatatan dan administrasi penyerahan aset.
- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), terkait peninjauan dokumen perizinan dan site plan awal pengembang.
- Bagian Hukum Setda, guna memastikan seluruh proses administrasi dan regulasi pelimpahan PSU berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
- Pihak Kecamatan Karang Tengah dan Kelurahan Karang Mulya, sebagai unsur pemerintah wilayah yang bersentuhan langsung dengan lokasi perumahan.
- Perwakilan Warga, yang dihadiri oleh 2 (dua) orang perwakilan warga Taman Villa Meruya untuk menyampaikan aspirasi dan kondisi riil di lapangan.
Dinas Perkimtan menyampaikan bahwa sinergi antar-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sangat krusial dalam membedah kendala administrasi yang sering kali menghambat penyerahan PSU dari pengembang ke pemerintah daerah.
"Fokus utama kota adalah memastikan warga Taman Villa Meruya mendapatkan haknya terkait prasarana yang layak, khususnya optimalisasi PJU demi keamanan lingkungan. Kehadiran Bagian Hukum dan BPKD memastikan bahwa ketika aset ini diserahkan, semuanya clear and clean secara regulasi," ujarnya di sela-sela rapat.
Di sisi lain, dua orang perwakilan warga Taman Villa Meruya yang hadir menyambut baik langkah proaktif ini. Mereka berharap pembahasan ini segera membuahkan hasil konkret, terutama terkait perbaikan dan pemeliharaan berkala lampu jalan (PJU) serta akses jalan perumahan yang selama ini operasionalnya masih berada di area abu-abu antara pengembang dan pemda.
Rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan, termasuk penjadwalan verifikasi lapangan bersama dalam waktu dekat untuk mencocokkan site plan PT Kartunindo Perkasa Abadi dengan kondisi fisik PSU saat ini