\

Realisasi Investasi Kota Tangerang Semester I 2026 Capai Rp11,734 Trilliun

Kota Tangerang - Pada periode Triwulan II 2026 dari April hingga Juni 2026, realisasi investasi Kota Tangerang tercatat sebesar Rp6,283 triliun. Angka tersebut terdiri dari Rp4,181 triliun dari PMDN dan Rp2,102 triliun dari PMA.


Menariknya, ketika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni Triwulan II 2025 yang tercatat sebesar Rp8,211 triliun, terjadi penurunan sebesar 23,48% secara tahunan. Namun demikian, jika dibandingkan dengan Triwulan pada periode tahun sebelumnya, justru terjadi kenaikan sebesar 15%. Pada Triwulan ini tercatat 10.304 proyek dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 18.255 orang, yang berarti telah memenuhi 41% dari target RPJMD.


Realisasi Investasi Kota Tangerang Mencapai Angka Rp11,734 Triliun

Realisasi Investasi di Kota Tangerang pada Semester 1 Tahun 2026 tercatat mencapai Rp11,734 triliun. Angka tersebut merupakan akumulasi realisasi investasi langsung pada periode Januari hingga Juni 2026 yang berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).


Dari total tersebut, PMDN menyumbang porsi terbesar dengan nilai Rp8,385 triliun, sementara PMA berkontribusi sebesar Rp3,349 triliun. Capaian ini berasal dari 18.136 proyek yang tersebar di berbagai sektor usaha, dengan daya serap tenaga kerja mencapai 29.887 orang. Bila dibandingkan dengan target RPJMD sebesar Rp15,15 triliun, realisasi Semester I 2026 sudah mencapai 77%. Sebuah pencapaian yang cukup signifikan mengingat baru separuh tahun berjalan.


Sektor Perumahan dan Kawasan Industri Mendominasi

Bila ditelusuri berdasarkan sektor usaha, Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran tampil sebagai sektor dengan realisasi sebesar Rp3,340 milyar. Kemudian menyusul sektor usaha Transportasi, Gudang & Telekomunikasi dengan Rp1,548 milyar. Di posisi ketiga menyusul Industri Kimia dan Farmasi dengan Rp1,156 triliun. Sektor-sektor lain yang turut masuk dalam 10 besar meliputi Industri Perdagangan dan Reparasi (Rp1,103 miliar),  Industri Karet dan Plastik (Rp955 miliar), Industri Makanan (Rp648 miliar), Jasa Lainnya (Rp634 miliar), Industri Mineral Non Logam (Rp425 miliar), Hotel dan Restoran (Rp398 miliar), hingga Industri Mesin, Elektronik, dan Optik (Rp278 miliar).


Seychelles Pimpin Negara Asal PMA

Dari sisi Penanaman Modal Asing, Seychelles menjadi negara asal PMA dengan nilai realisasi investasi terbesar pada Triwulan II 2026, yaitu sebesar Rp1,075 triliun. Selanjutnya, investasi berasal dari R.R Tiongkok sebesar Rp317 miliar, Singapura sebesar Rp252 miliar, Hongkong, RRT sebesar Rp117 miliar, dan Jepang sebesar Rp93 miliar.


Negara lainnya yang masuk dalam 10 besar negara asal PMA pada Triwulan II 2026 adalah Korea Selatan sebesar Rp44 miliar, Malaysia sebesar Rp 40 miliar, Taiwan sebesar Rp33 miliar, Inggris sebesar Rp30 miliar, dan Belanda sebesar Rp27 miliar.


Dampak terhadap Penyerapan Tenaga Kerja

Tak hanya soal nilai investasi, capaian Semester I 2026 juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja, dengan total 29.887 orang terserap selama periode tersebut. Sektor Perdagangan dan Reparasi menjadi penyumbang lapangan kerja terbesar dengan 6.307 orang, diikuti Jasa Lainnya sebanyak 4.008 orang, Industri Kimia dan Farmasi 3.211 orang, Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi 3.099 orang, serta Konstruksi 2.184 orang.


UMK Turut Berkontribusi

Selain investasi dari PMDN dan PMA, kontribusi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) juga menunjukkan kontribusi dalam realisasi investasi Kota Tangerang. Pada Semester I tahun 2026, realisasi investasi pelaku usaha UMK mencapai Rp16.210.438.455. Realisasi tersebut tercatat melalui 413 laporan UMK dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 507 orang. Data tersebut menunjukkan bahwa kegiatan investasi di Kota Tangerang tidak hanya berasal dari perusahaan dengan skala besar, tetapi juga melibatkan pelaku usaha UMK dalam mendukung aktivitas perekonomian daerah.


Capaian realisasi investasi tersebut menjadi bagian dari perkembangan kegiatan penanaman modal di Kota Tangerang. Melalui pelayanan perizinan dan penanaman modal, masyarakat maupun pelaku usaha dapat memperoleh akses terhadap informasi serta layanan yang berkaitan dengan kegiatan investasi. 


Informasi mengenai pelayanan perizinan dan penanaman modal Kota Tangerang dapat diakses melalui https://perizinanonline.tangerangkota.go.id